Inilah 10 Binatang Khas Indonesia yang Terancam Punah

Indonesia adalah negara yang memiliki keanekaragaman flora dan fauna. Berbagai jenis tanaman dengan spesies berbeda tumbuh di tanah kita tercinta ini. Tidak hanya itu saja, bahkan ada beberapa tanaman langka yang hanya tumbuh dan hidup di Indonesia seperti bunga bangkai. Sejalan dengan keanekaragaman floranya, Indonesia juga memiliki keanekaragaman fauna. Berbagai hewan endemik maupun non endemik hidup dan berkembang biak di negara ini. Fauna tersebut ada yang masih lestari dan ada juga yang hampir punah. Terdapat fauna atau binatang khas Indonesia yang tidak dapat ditemukan di negara lain.

Apa sajakah itu? Inilah 10 binatang khas Indonesia yang tidak hidup di negara lain.

Kucing Merah Kalimantan

Binatang Khas Indonesia dengan sebutan Kucing Merah Kalimantan adalah hewan endemik langka yang mempunyai bulu berwarna coklat kemerahan. Kucing langka ini memiliki warna perut yang lebih pucat daripada warna punggungnya.

Ciri khas lainnya dari Kucing Merah Kalimantan ialah mempunyai garis merah kecoklatan agak muda pada bagian kening serta pipi.

Kucing Merah Kalimantan Binatang Khas Indonesia
Kucing Merah Kalimantan Salah Satu Binatang Khas Indonesia | Nusantara Kaya

Telinga dari Kucing Merah atau akrab disapa Borneo Bay Cat ini warnanya hitam seperti cokelat tua. Sedangkan pada bagian ekornya dihiasi oleh garis putih berbintik hitam di ujungnya. Tubuh kucing ini ramping yakni panjangnya 55 cm dan panjang ekor 35 cm.

Sedangkan beratnya adalah 2,3 kilogram sampai 4,5 kilogram. Kucing Merah hanya hidup di Kalimantan saja dan mendiami daerah hutan tropis dataran rendah yang lebat sampai ketinggian 900 mdpl.

Jalak Bali

Jalak Bali atau yang bernama Leucopsar Rothschildi merupakan burung endemik dan hanya ditemukan di Pulau Bali saja. Namun saat ini Jalak Bali termasuk hewan langka dan hampir terancam punah. Apabila tidak dilestarikan, maka burung ini akan benar-benar punah dari habitatnya.

Jalak Bali Sebagai Kebanggaan Binatang Khas Indonesia
Jalak Bali Sebagai Kebanggaan Binatang Khas Indonesia

Burung Jalak Bali mempunyai bulu putih bersih pada seluruh tubuhnya, terkecuali pada bagian ujung sayap dan ekor sebab berwarna hitam.

Pipi Burung Jalak Bali berwarna biru cerah dan kakinya kelabu. Apabila Anda berkunjung ke Desa Batuan, maka Anda akan menemukan banyak lukisan Burung Jalak Bali.

Ikan Arwana Merah

Ikan Arwana Merah atau bernama latin Sclerophages Formosus ini adalah hewan khas Indonesia yang berhabitat di Sungai Kapuas, Kalimantan Barat.

Binatang air yang sudah langka ini mempunyai sisik berwarna merah terang dan kilau emas yang sangat indah. Karena itu, Ikan Arwana Merah sering dijuluki sebagai Dragonfish atau Ikan Naga.

Ikan Arwana Merah Khas Kalimantan Indonesia
Ikan Arwana Merah Khas Kalimantan Indonesia

Ikan yang satu ini cukup digemari oleh para kolektor Arwana. Namun sayang, ikan Arwana Merah mempunyai daya biak yang rendah ditambah sering sekali ditangkap kemudian dijual.

Komodo | Binatang Khas Indonesia dan Langka

Komodo atau Varanus Komodoensis ialah satwa langka asal Indonesia yang hidup di pulau-pulau Nusa Tenggara. Hewan yang tergolong kadal raksasa ini memiliki panjang hingga 3 meter dan berat mencapai 70 kilogram.

Komodo jantan biasanya lebih besar tubuhnya dibandingkan dengan Komodo betina dan warnanya abu-abu gelap atau merah bata.

Komodo Binatang Khas Nusantara
Komodo Binatang Khas Nusantara

Sedangkan Komodo betina memiliki warna hijau buah Zaitun dan secercah warna kuning pada bagian tenggorokan. Lidah dari hewan langka ini cukup panjang dan bercabang.

Komodo menjadi maskot negara Indonesia di dunia internasional. Hewan ini mempunyai habitat alami di Flores, Pulau Komodo, Gili Motang, Rinca, dan Gili Dasami Nusa Tenggara.

Anoa

Anoa adalah hewan yang hanya ditemukan di Pulau Sulawesi. Hewan endemik ini merupakan ikon Provinsi Sulawesi Tenggara dan termasuk hewan yang dilindungi. Saat ini hanya ada 5000 ekor Anoa yang masih hidup.

Rendahnya angka tersebut karena hewan ini kerap diburu untuk diambil daging, kulit, dan tanduknya. Maka dari itu Anoa terancam punah.

Anoa dari Sulawesi Indonesia
Anoa dari Sulawesi Indonesia

Terdapat dua jenis Anoa di Sulawesi, yakni Anoa Dataran Rendah dan Anoa Pegunungan. Namun yang sangat disayangkan bahwa saat ini Anoa Dataran Rendah yang merupakan maskot Provinsi Sulawesi Tenggara sudah tidak pernah terlihat lagi.

Biasanya Anoa mempunyai warna kulit cokelat kelabu dan kepalanya memiliki tanduk lurus ke belakang.

Ada beberapa tempat yang masih menjadi habitat bagi Anoa tersebut seperti Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai, Taman Nasional Lore Lindu, dan Cagar Alam Gunung Lambusango.

Kura-kura Leher Ular Rote

Kura-kura Leher Ular Rote adalah hewan endemik yang hanya ditemukan di Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur. Binatang ini termasuk binatang yang sangat langka, sehingga IUCN menetapkan Kura-kura Leher Ular Rote ke dalam hewan yang hampir punah.

Seperti namanya yaitu Kura-kura Leher Ular Rote, kura-kura yang satu ini mempunyai leher panjang dan tidak bisa masuk ke dalam tempurung.

Kura-kura Leher Ular yang Sangat Khas dari Rote
Kura-kura Leher Ular yang Sangat Khas dari Rote

Oleh sebab itu, kura-kura ini hanya dapat melipat leher ke samping tempurungnya. Kura-kura Leher Ular Rote hidup di air tawar, sehingga makanannnya berupa serangga, tumbuhan, dan ikan kecil.

Cendrawasih Botak

Cendrawasih Botak merupakan hewan langka yang hidup di Pulau Waigeo, Raja Ampat, Papua. Burung yang sangat indah ini mempunyai warna bulu merah dan hitam lalu ada tengkuk kuning serta mulut yang berwarna hijau terang.

Cendrawasih Botak Burung Indah Khas Indonesia
Cendrawasih Botak Burung Indah Khas Indonesia

Kaki dari Burung Cendrawasih Botak berwarna biru dan terdapat hiasan pada ekornya berupa dua bulu panjang melingkar.  Di kepala burung ini juga terdapat warna biru terang. Sedangkan pada burung Cendrawasih betina warnanya cokelat dan kepala biru muda.

Cendrawasih Botak hanya bisa ditemukan di hutan dataran rendah Pulau Waigeo dan Batanta Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat.

Burung Bidadari Halmahera

Burung yang dijuluki Si Genit ini adalah hewan endemik asal Maluku. Bidadari Halmahera mempunyai bulu yang sangat indah berwarna cokelat, hijau, dan warna zaitun pada burung betina.

Burung Bidadari Halmahera
Burung Bidadari Halmahera

Sedangkan warna dari burung jantan lebih indah lagi, yaitu terdapat mahkota berwarna ungu pucat mengkilap dan hijau zamrud pada bagian dadanya.

Tinggi dari Burung Bidadari Halmahera yaitu sekitar 28 cm, tetapi untuk burung betinanya lebih kecil dan ekornya lebih panjang. Burung yang satu ini termasuk burung langka yang harus dilestarikan.

Beruk Mentawai

Beruk Mentawai atau yang bernama latin Macaca Pagensis ialah primata asal Kepulauan Mentawai Sumatera. Hewan ini dijuluki masyarakat sekitar dengan nama Bokoi. Kini populasi Bokoi semakin sedikit dan terancam punah.

Beruk Mentawai Khas Indonesia
Beruk Mentawai Khas Indonesia

Di dunia barat, Bokoi sering menjadi obyek penelitian ilmiah dan dikenal dengan nama Pagai Macaque.

Beruk Mentawai mempunyai kesamaan dengan beruk lainnya, namun yang berbeda ialah pada rambut pipi yang warnanya lebih gelap. Hewan ini juga mempunyai mahkota berwarna cokelat pada dahi dan mantel yang lebih panjang.

Beruk Mentawai hanya menghuni habitat seperti pesisir, bakau, hutan primer dan sekunder, serta hutan sekitar pemukiman penduduk.

Elang Flores

Elang Flores merupakan burung pemangsa yang hampir punah. Sebab saat ini populasinya hanya mencapai 250 ekor saja. Burung yang terlihat sangat gagah ini mempunyai ukuran tubuh yang sedang dan tingginya mencapai 55 cm.

Elang Flores Burung Khas Indonesia yang sangat Indah
Elang Flores Burung Khas Indonesia yang sangat Indah

Kepala dari Elang Flores berwarna putih dan memiliki garis berwarna cokelat pada bagian mahkotanya. Sedangkan tubuhnya berwarna cokelat kehitaman dan dada yang berwarna putih bercorak merah.

Itulah ke 10 binatang khas Indonesia yang terancam punah, dan sudah sepatutnya bagi kita untuk membantu melestarikannya agar kelak anak cucu kita juga bisa melihat keindahan dari hewan-hewan tersebut.

Beberapa gambar diambil dari Wikipedia.com

Hervino

Hervino

Founder NusantaraKaya.com, Family, Traveling and Culinary Lover.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
error: Konten dilindungi!!
Histats.com © 20