Potensi dan Kekayaan Alam Provinsi Sulawesi Tengah Nan Melimpah

Provinsi Sulawesi Tengah merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang terbentuk pada tahun 1964. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1964 terbentuklah provinsi Sulawesi Tengah yang terbentuk atas perintah Pemerintah Pusat sebagai Provinsi Otonom yang berdiri sendiri.

Provinsi Sulawesi Tengah terdiri atas 12 kabupaten yang memiliki kekayaan alam yang melimpah. Antara lain Kabupaten Sigi, Kabupaten Dongala, Kabupaten Poso, Kabupaten Tojo Una Una, Kabupaten Morowali, Kabupaten Morowali Utara, Kabupaten Banggai, Kabupaten Banggai Laut, Kabupaten Banggai Kepulauan, Kabupaten Buol dan Kabupaten Toli Toli.

Peta Administrasi Pembagian Wilayah Provinsi Sulawesi Tengah
Peta Administrasi Pembagian Wilayah Provinsi Sulawesi Tengah

Provinsi Sulawesi Tengah memiliki Potensi dan kekayaan  Sumber daya Alam yang melimpah. Dibutuhkan peran masyarakat dan pemerintah untuk saling bekerja sama bangun-membangun agar potensi daerah tersebut dapat terkelola dengan baik.

Berikut beberapa sektor potensi daerah yang dimiliki oleh Provinsi Sulawesi Tengah

Sektor Pertanian dan Perkebunan

Potensi Sulawesi Tengah sangat dominan dengan sector pertanian dan perkebunan. Oleh karena itu dibutuhkan peningkatan nilai produksi pada sector pertanian agar mampu untuk mengatasi dampak terjadinya krisis ekonomi yang melanda Indonesia seperti sekarang ini.

Berdasarkan system pengairan lahan persawahan, dibedakan menjadi  lima bagian jenis lahan persawahan. Yaitu, Lahan persawahan irigasi teknis, Lahan persawahan irigasi setengah teknis, Lahan persawahan irigasi sederhana, lahan sawah irigasi desa dan lahan persawahan irigasi non teknis.

Irigasi setengah teknis seluas 36.241 ha, irigasi sederhana seluas 13.410 ha, lahan sawah irigasi teknis seluas 54.314 ha, irigasi desa / Non PU seluas 22.929 ha dan lahan sawah non irigasi teknis seluas 23.518 ha. Dengan luas wilayah yang dimilikinya, Provinsi Sulawesi Tengah berhasil memproduksi padi sawah mencapai 726.714 ton/ha setiap tahunnya.

Tidak hanya memiliki lahan persawahan saja, Sulawesi Tengah juga kaya akan berbagai lahan produksi yang mampu mendukung perekonomian daerah. Luas wilayah tanaman holtikultura, sayur mayor dan palawija yang dimiliki  mencapai  57.320 ha. Luas buah-buahan mencapai 14.029,92 ha dan luas lahan tanaman obat mencapai 667.272 ha.

Secara umum bidang sector pertanian di Sulawesi Tengah merupakan bagian terpenting dalam perekonomian daerah. Sektor pertanian menyumbang sekitar 48,79 persen pendapatan daerah. Sedangkan sector perkebunan hanya menyumbang sekitar 24.09 persen saja.

Pada sector perkebunan, yang menjadi komoditas unggulan dari wilayah Sulawesi Tengah adalah tumbuhan  Kakao, kelapa sawit dan karet. Berikut penjelasannya:

Biji Kakao

Biji kakao menjadi komoditas unggulan dari potensi Provinsi Sulawesi Tengah, dan biasanya Biji Kakao dijual dalam keadaan bahan mentah (raw material export).

Jika menginginkan untuk menjual biji Kakao dalam keadaan setengah matang atau matang maka diperlukan teknologi pengolahan yang maju agar hasil yang diproduksi bias bersaing di kancah internasional.

Biji Kakao dari Sulawesi Tengah
Biji Kakao dari Sulawesi Tengah

Produksi Kakao mencapai 129.372.40 ton pada tahun 2004. Pada tahun 2009 mengalami peningkatan menjadi 179.683,00 ton biji kakao.

Potensi Kakao tersebar di seluruh penjuru Sulawesi Tengah. Hampir di seluruh kabupaten yang ada di Provinsi Sulawesi Tengah mampu memproduksi biji Kakao.

Kelapa Sawit

Salah satu komoditas yang diunggulkan dari sektor perkebunan selanjutnya adalah Kelapa Sawit. Produksi Kelapa Sawit di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah mencapai 6623.293,00 ton. Hasil tersebut dihasilkan dari lahan seluas 66.595,00 ha.

Karet

Karet merupakan komoditas yang diunggulkan di Provinsi Sulawesi Tengah selain Kakao dan Kelapa sawit. Luas area perkebunan karet yang dimiliki oleh Provinsi Sulawesi Tengah mencapai 6.520,00 ha.

Dengan luas area tanam yang dimiliki tersebut, Provinsi Sulawesi Tengah mampu menghasilkan 7.216,00 ton tiap tahunnya.

Sektor Perikanan dan Kelautan Provinsi Sulawesi Tengah

Pada sektor perikanan dan kelautan di Wilayah Provinsi Sulawesi Tengah cukup luas. Dengan pengelolaan yang baik diharapkan mampu meningkatkan potensi Sulawesi Tengah pada sector tersebut.

Salah satunya mampu menciptakan industry perikanan yang mampu tumbuh berkembang untuk meningkatkan pendapatan daerah.

Hasil laut yang diunggulkan dari sector perikanan dan kelautan ini adalah udang, tuna, teripang, lajang, cakalang, kerapu dan rumput laut.

Pusat pengembangan budidaya udang terletak di Parigi Mautong dan Banggai. Dengan hasil produksi yang dihasilkan mencapai 14.000 ton setiap tahunnya.

Sedangkan  pusat pengembangan pengolahan ikan tuna dipusatkan Donggala, Banggai dan Parigi Moutong dengan  hasil produksi yang diharapkan mencapai 7.500 ton. Pusat pengolahan Rumput laut terpusat pada kota Parigi Mautong, Banggai Kepulauan dan Toli-toli. Dengan hasil yang diharapkan mencapai 126.179 ton.

Sektor Pertambangan dan Energi

Propinsi Sulawesi Tengah  sangat kaya akan sumber daya alam. Terlebih pada sector pertambangan dan energy.  Sulawesi Tengah memiliki 3 jenis bahan galian meliputi golongan A, Golongan B dan Golongan C.

Yang termasuk dalam Golongan A (strategis) adalah minyak, gas bumi,  batu bara dan nikel. Sedangkan yang tergolong dalam golongan B adalah emas, molybdenum, tembaga, belerang.

Golongan C  bukan strategis dan vital meliputi jenis marmer, granit, pasir kuarsa, pasir besi dan lain sebagainya. Semua bahan galian tersebut tersebar hamper di seluruh wilayah Sulawesi Tengah.

Sektor Pariwisata di Provinsi Sulawesi Tengah

Selain sector-sektor sumber daya alamnya yang kaya. Sektor pariwisata juga turut serta memberikan sumbangan pada peningkatan pendapatan daerah. Berikut beberapat tempat wisata yang baiknya Anda kunjungi saat Anda jalan-jalan di Sulawesi Tengah.

Pantai Pusentasi

Pusentasi merupakan salah satu destinasi wisata yang terletak di Desa Limboro, kecamatan Banawa Tengah , kabupaten Donggala tepatnya terletak sekitar 12 km dari kota Palu. Tempat wisata ini adalah sebuah pantai yang memiliki sumur ukuran raksasa yang sangat indah.

Pusentasi Wisata Provinsi Sulawesi Tengah
Pusentasi Pesona Wisata di Provinsi Sulawesi Tengah. Gambar dari rudysalam18.blogspot.co.id

Sumur Pusentasi ini terbentuk secara alami dan memiliki tebing yang terukir oleh bebatuan. Keunikan yang terdapat pada sumur ini adalah meskipun airnya digunakan oleh banyak orang. Akan tetapi, air di sumur ini tetap jernih.

Selain itu keadaannya selalu berlawanan dengan pasang surut air laut. Jika air laut pasang maka sumur tersebut airnya naik dan sebaliknya.

Pantai Talise

Pantai Talise terletak di kota Palu untuk bisa menuju ke lokasi pantai ini, akses yang dilalui cukup mudah dan sudah bagus.

Selain itu, biaya tariff masuk yang dikenakan tergolong tidak mahal dan bersahabat dengan kantong Anda. Karena cuaca di Palu sangat terik maka tidak disarankan bagi Anda untuk berkunjung ke pantai ini pada siang hari.

Jembatan Palu

Jembatan yang diresmikan oleh Susilo Bambang Yudhoyono ini saat ini menjadi salah satu ikon kota Palu dan diresmikan pada Mei 2006 ini terbentang di atas teluk Talise.

Bangunan Jembatan ini merupakan jembatan lengkung pertama yang terdapat di Indonesia. Sedangkan di mata dunia menjadi jembatan lengkung ketiga setelah Perancis dan Jepang.

Itulah beberapa potensi alam yang terdapat di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah.  Kekayaan Sulawesi Tengah yang begitu melimpah harus dimanfaatkan sebaik mungkin agar bias meningkatkan perekonomian daerah.

Tidak hanya digantungkan kepada Pemerintah, Namun harus saling bekerja sama antara pemerintah dan rakyat agar bias mengembangkan potensi tersebut dengan baik.

Referensi dari Biro Perekonomian Sulteng

Hervino

Hervino

Founder NusantaraKaya.com, Family, Traveling and Culinary Lover.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
error: Konten dilindungi!!
Histats.com © 20