Awan Diatas Danau Sentani, Menari Menikmati Indahnya Negeri Papua

Jika Anda sering mendengar daerah Papua, pernahkah Anda mendengar mengenai wisata alam Danau Sentani? Jika belum, coba anda baca di artikel ini, anda akan dibawa ke salah satu danau cantik yang dimiliki Nusantara Indonesia. Salah satu danau tercantik yang dimiliki tanah Papua ini memiliki jarak sekitar 50 km dari pusat kota Jayapura. Memang cukup jauh, tapi ketika sampai di danau ini, rasa lelah akan terbayar dengan menikmati indahnya ciptaan Tuhan bagi negeri Papua ini.

Adapun sebenarnya ketika anda berkunjung ke kota Jayapura dengan menggunakan pesawat terbang, sebelum mendarat di Bandara Sentani dikota Jayapura, danau ini sudah kelihatan dan seakan-akan melambai-lambai rindu untuk dikunjungi. Pastikan Anda tidak ketiduran saat di pesawat untuk mengabadikan indahnya danau ini dari atas pesawat.

Arti Nama Danau Sentani

Sebelum kita, mengulas lebih jauh tentang Danau Sentani, ada baiknya kita selidiki asal kata untuk nama danau ini. Arti kata Sentani berarti “di sini kami tinggal dengan damai. Nama Sentani sendiri pertama kali disebut oleh seorang Pendeta Kristen BL Bin ketika melaksanakan misionaris di wilayah danau ini pada tahun 1898. Kebayang kan betapa damai dan tentramnya tinggal di pinggiran danau ini.

Danau Sentani Papua

Dan tahukah Anda jika Danau Sentani merupakan satu-satunya danau terbesar yang ada di Papua? Pasalnya danau ini memiliki luas sepanjang 9.360 hektar yang berada pada ketinggian 75 mdpl. Apalagi lokasinya yang berada dibawah lereng pegunungan cagar alam Pegunungan Cyclop membuat danau ini terasa sejuk.

Uniknya lagi dari Danau yang bernama Sentani ini adalah keberadaan pulau di dalamnya. Bukan cuma satu, tiga atau lima, tapi 22 pulau yang tersebar di dalam Danau. Anda bisa mampir ke salah satu pulau dengan menyewa perahu motor di salah satu desa. Salah satu pulau yang cukup terkenal di Danau Sentani ini adalah Pulau Asei. Di pulau tersebut wisatawan dapat belanja kerajinan tangan khas Papua, seperti kain kulit kayu bermotif indah, serta berbagai kekhasan lainnya. Saya yakin anda ingin segera berkunjung kesana.

Sebenarnya sejarahnya dulu, Danau Sentani menjadi lokasi dari tempat pelatihan untuk pendaratan pesawat amfibi. Dibangun oleh Jepang, namun diambil alih oleh Angkatan Darat Amerika tahun 1944. Legenda Perang Dunia kenamaan Amerika, Jenderal McArthur, dikabarkan pernah tinggal di Danau Sentani.

Kehidupan disekitar Danau Sentani

Sehari-harinya, dapat disaksikan aktivitas masyarakat yang sedang mencari ikan. Walaupun bukan laut, tapi ada setidaknya 33 jenis ikan. Di danau ini terdapat 30 spesies ikan air tawar dan empat di antaranya merupakan endemik asli Danau Sentani yaitu Ikan Gabus Sentani (Oxyeleotris heterodon), Ikan Pelangi Sentani (Chilatherina sentaniensis), Ikan Pelangi Merah (Glossolepis incisus) dan Hiu Gergaji Sentani (Pristis microdon).

Hiu Gergaji Endemik Asli Danau Sentani
Hiu Gergaji Endemik Asli Danau Sentani

Di antara keempat ikan endemik danau sentani yang populasinya semakin menyusut adalah ikan gabus Danau Sentani, hal ini dikarenakan telur ikan ini dimakan oleh ikan gabus dari jenis yang lain. Danau Sentani juga menjadi habitat asli Ikan Gergaji yang diperkirakan sudah mendekati kepunahan. Jika anda berkunjung kesana, jangan membuang sampai sembarang di Danau, karena tentu akan mengganggu kehidupan fauna didalamnya.

Danau Sentani sendiri kaya akan beragam biota laut dan sudah dimanfaatkan untuk budidaya ikan air tawar. Selain itu, Danau Sentani juga sudah dijadikan lokasi wisata untuk berenang, bersampan, menyelam, memancing, ski air serta wisata kuliner. Tentu menjadikan nilai tambah bagi keberagaman tujuan wisata di Provinsi Papua ini. Apalagi Danau Sentani juga menjadi aset berharga bagi masyarakat setempat. Dan tentunya Pemerintah juga turut serta dalam menjaga dan melindungi keasrian Danau Sentani ini.

 

Awan diatas Danau Sentani

Sebutan “Awan diatas Danau Sentani” menjadi salah satu ikon dimana setiap kali cuaca cerah, danau ini dinaungi oleh awan-awan cantik sehingga semakin membuat Danau Sentani bak mutiara di tanah Papua. Gambar dibawah adalah foto yang diambil oleh narasumber dari atas Danau sebelum mendarat di Bandara Sentani.

awan_diatas_danau_sentani_1_20140117_2046610659

Festival Danau Sentani

Kalau Anda tertarik untuk mampir ke Danau ini, usahakan untuk datang pada bulan Juni. Rutin setiap tahun pada bulan Juni, diselenggarakan Festival Danau Sentani atau yang biasa disebut FDS. Dalam festival tersebut ditampilkan atraksi dari suku lokal, termasuk ‘tarian perang’ yang dulu dilakukan sungguhan.

Festival ini diselenggarakan sejak 2007 dan telah menjadi festival tahunan dan masuk dalam kalender pariwisata utama pemerintah Provinsi Papua dan bahkan pemerintahan pusat. FDS ini banyak didatangi oleh turis mancanegara maupun turis lokal dari dalam Indonesia. Festival ini diadakan pada pertengahan bulan Juni tiap tahunnya selama lima hari berturut. Acaranya diisi dengan tarian-tarian adat di atas perahu, tarian perang khas suku budaya Papua, upacara adat seperti penobatan Ondoafi, dan sajian berbagai kuliner khas Papua.

Karnaval Festival Danau Sentani diikuti seluruh paguyuban di Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura. Dari masing-masing paguyuban baik dari luar Papua maupun di Papua sendiri yang turut serta dalam pagelaran tersebut menampilkan budaya tradisional, tari-tarian tradisional yang diiringi lagu daerah.

Festival ini adalah bukti pemeliharaan persatuan dan kesatuan di antara sesama suku, ras, agama. Nasionalime yang sangat kental terjalin di antara sesama, mengingat di Papua terdiri dari ratusan suku-suku kecil yang terkadang gampang bentrok.

Tiga agenda pokok FDS, selain karnaval nusantara di antaranya adalah pagelaran budaya, pameran barang seni papua, dan tour wisata. Wah pokoknya tidak akan terlupakan jika pernah mengunjungi Festival Danau Sentani ini, dan akan menjadi cerita yang membanggakan bagi saudara, teman dan anak cucu kita.

Festival Danau Sentani
Salah Satu Suasana Acara Festival Danau Sentani

Bagaimana suasana Festival Sentani 2017, yang baru-baru ini diadakan pada tanggal 19-23 Juni 2017? Anda dapat membacanya di artikel National Geographic Indonesia

Tentu sebuah kebanggan dan kepuasaan bahwa adanya Budaya, Tempat Wisata dan Festival sekelas yang diadakan di Danau terbesar di Provinsi Papua ini yang bernama Sentani, dapat menjadi bagian dari Nusantara kita tercinta Indonesia. Jayalah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Save

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
error: Konten dilindungi!!
Histats.com © 20